Arsip untuk Januari, 2009

Ujian Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini

Posted in Tak Berkategori on 17 Januari 2009 by dadan suryana

1. Jelaskan Pandangan Orang Dewasa terhadap
perkembangan anak !
2. Jelaskan masalah-masalah Pendidikan Pra Sekolah !
3. Jelaskan Faktor-faktor yang mempengaruhiKecerdasan
Anak !
4. Jelaskan Perbedaan Anak Gifted, Talented, Bright Child,
dan Genius ?
5. Jelaskan 4 Dominan menurut Cohn terkait dengan Talenta
pada anak Gifted !

Iklan

TKIT IMANULHAQ

Posted in Tak Berkategori on 17 Januari 2009 by dadan suryana

Jika ingin melihat Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Imanuhaq bisa di lihat di

http://www.imanulhaq2003.wordpress.com

Kelekatan Anak

Posted in Tak Berkategori on 13 Januari 2009 by dadan suryana

Setiap mulainya tahun ajaran baru, banyak orangtua sibuk mendorong sang batita dan balita agar segera masuk sekolah. Ternyata masalah tidak berakhir setelah niat – nya kesampaian, karena sang batita dan balita kok malah rewel  dan nangis terus….pengasuhnya harus kelihatan olehnya..kalau tidak, bisa panik…. Ada pula yang ngadat nggak mau sekolah …Ada pula yang susah menyesuaikan diri dengan lingkungannya, mojok terus dan membisu, kalau didekati guru malah ketakutan…..Sementara itu, ada pula orangtua yang pusing karena mendapat laporan guru kalau anaknya suka memukuli teman di kelas….. Baca lebih lanjut

Therapy Autis 1

Posted in Tak Berkategori on 11 Januari 2009 by dadan suryana

Apakah Anda tahu sebelumnya bahwa Bill Gates (yang punya Microsoft) termasuk anak autis ?

Autis merupakan kelainan psikis yang dimulai sejak anak-anak sampai dewasa karena kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi yang kurang. Autis bisa dialami siapa saja dengan kondisi lingkungan sosial yang beraneka ragam. Bill Gates adalah salah satu contoh penderita autis.

Tujuan utama orang tua melakukan terapi terhadap anak-anak mereka yang menderita autis adalah bahwa mereka menginginkan anak-anak dapat hidup normal kembali seperti anak-anak pada umumnya yang dapat berkomunikasi secara normal. Hal tersebut akan menjadi sulit jika anak-anak mereka tidak dapat berkomunikasi secara verbal.

Peneliti dari Northwestern University menemukan metode pengajaran baru bagi anak-anak penderita autis agar dapat berkomunikasi yang disebut dengan virtual peer.
Menurut Justine Cassell, professor ilmu komunikasi dan teknik elektro, metode baru ini dapat bekerja secara baik dan dapat memberikan terapi yang optimal pada anak-anak penderita autis. Cassell mengatakan bahwa anak-anak autis dapat berkomunikasi/bercakap-cakap dua arah dengan virtual peer. Baca lebih lanjut

Mencerdaskan Anak

Posted in Pendidikan dan Perkembangan AUD on 5 Januari 2009 by dadan suryana

Stimulasi Yang Mencerdaskan Anak

Ingin punya bayi sehat dan cerdas? Kuncinya hanya satu, stimulasi! Para pakar kesehatan anak sepakat bahwa hingga kini tak ada cara lain yang bisa menggantikan stimulasi dalam mencerdaskan anak.

Itu sebabnya, ketika anak masih berada dalam masa the golden age 0-3 tahun, orangtua dianjurkan untuk memaksimalkan stimulasi. Sebab, setelah lewat usia tersebut, perkembangan otak anak pun akan melambat seesuai dengan pertambahan usianya. Jadi, ayo para orangtua manfaatkan masa ini dengan sebaik-baiknya!

Mengapa stimulasi?

Otak manusia terdiri dari jutaan saraf. Nah, stimulasi diberikan agar terjadi hubungan hubungan (network) antara satu saraf dengan saraf lain. Sehingga kelak saat ia memasuki usia sekolah, otaknya akan lebih mudah menerima dan menyimpan pesan dari luar. Baca lebih lanjut

Akibat Cemoohan pada Anak

Posted in Tak Berkategori on 5 Januari 2009 by dadan suryana

Tidak semua nama julukan bernada positif bahkan ada yang diberikan dengan tujuan untuk mencemooh. Seperti, anak yang kurus lantas dipanggil Cacing, kulit si kecil yang berwarna gelap diberi julukan “Si Blacky”, rambut anak yang keriting diberi nama Si Kribo atau Brekele. Tidak jarang, pula yang berunsur SARA. Anak berhidung supermancung mendapat julukan “Si Arab”, “Cina” untuk Si Sipit, dan “Si Batak” karena asalnya dari Medan. Anak-anak pun kerap dipanggil atas nama orangtuanya. Misal, nama aslinya Iksan tapi dipanggil Saidi karena itu nama ayahnya.

Apakah nama julukan seperti itu bisa memengaruhi tumbuh kembang anak? Jawabnya tergantung pada karakter anak. Ada anak yang tetap enjoy meski mendapat julukan buruk dari temannya, tapi ada juga yang tersinggung (biasanya yang berkarakter pemalu dan sensitif). Nah, yang perlu diwaspadai tentu anak yang tidak menerima julukan yang diberikan kepadanya. Kalau terus-menerus diledeki, konsep dirinya bisa menjadi negatif. Ia merasa sebagai anak tak berguna dan akhirnya menarik diri dari lingkungan. Prestasi belajarnya menjadi tidak optimal dan tidak menutup kemungkinan ia dendam sehingga sering ajang saling ledek berbuah konflik yang berujung perkelahian. Baca lebih lanjut

Pandangan Al Quran tentang Pendidikan Anak

Posted in Tak Berkategori on 5 Januari 2009 by dadan suryana

Dalam Islam, berbicara mengenai pendidikan tidak dapat dilepaskan dari asal muasal manusia itu sendiri. Kata “pendidikan” yang dalam bahasa arabnya disebut “tarbiyah” (mengembangkan, menumbuhkan, menyuburkan) berakar satu dengan kata “Rabb” (Tuhan). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan adalah sebuah nilai-nilai luhur yang tidak dapat dipisahkan dari, serta dipilah-pilah dalam kehidupan manusia. Terpisahnya pendidikan dan terpilah-pilahnya bagian-bagiannya dalam kehidupan manusia berarti terjadi pula disintegrasi dalam kehidupan manusia, yang konsekwensinya melahirkan ketidak-harmonisan dalam kehidupannya itu sendiri.

Menurut Al Qur’an, asal muasal komposisi manusia itu terdiri dari tiga hal yang tidak terpisahkan: 1. Jasad. 2. Ruh. 3. Intelektualitas. Lihat QS. As Sajadah: 7-9). Baca lebih lanjut