Anak Pemalu

Anakku Pemalu

Coba Anda perhatikan gerak-gerik si kecil saat berkumpul dengan kerabat. Apakah ia sering berdiam diri dan enggan bergabung dengan yang lain? Atau mungkin ia pernah bersembunyi di balik badan Anda saat dikenalkan dengan teman-teman barunya?

Jika hal ini terjadi, mungkin saja anak Anda tumbuh menjadi seorang yang pemalu.

Meskipun tidak mengkawatirkan, tapi tidak ada salahnya jika Anda mencari penanganan yang tepat agar si kecil bisa berubah dan tampil lebih percaya diri.

Sabar dan Belajar Memahaminya

Anak-anak pemalu biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa “masuk” ke lingkungan baru. Karena itu Anda harus lebih bersabar dalam menghadapinya. Jangan pernah menganggap sikap pemalunya sebagai tanda ada sesuatu yang salah. Anda bisa memulainya dengan mengajaknya bertemu dengan anak seorang kerabat. Jangan lupa dampingi dia saat berkenalan.

Berikan contoh.

Langkah simple untuk membantu si kecil mengatasi sikap pemalunya adalah memberi contoh kepadanya. Seperti yang diketahui, anak-anak kerap kali belajar dan mencontoh segala sesuatu yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Anda bisa memulainya dengan menyapa orang lain terlebih dahulu, sering melontarkan pujian, murah senyum dan ramah terhadap setiap orang.

Hindari Memberi Label

Jangan memberi label “anak pemalu” kepada si kecil karena akan memperparah sikapnya tersebut. Meskipun masih kecil, ia bisa memahami perkataan orang tuanya dan orang-orang di sekitarnya. Jangan pernah pula menyalahkan dan mempermalukannya di depan umum saat Ia melakukan kesalahan. Ini akan meruntuhkan rasa percaya dirinya.

Bantu untuk Memperlihatkan Kelebihannya.

Rasa percaya diri bisa menjadi salah satu pemicu anak Anda menjadi seorang pemalu. Bantu ia untuk mengenali dan menunjukan kelebihan yang dimilikinya. Bila si kecil mulai pandai mewarnai gambar, ajak ia untuk menunjukan hasil karyanya kepada orang-orang terdekat.

Beri Pujian

Jangan pernah lupa untuk memberinya pujian setiap kali Ia berhasil mengatasi rasa malunya. Tunjukan rasa bangga Anda saat Ia mau bergabung dan bermain bersama teman-temannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: